Showing posts with label Jaringan 4G. Show all posts
Showing posts with label Jaringan 4G. Show all posts
Perbedaan IP Address Versi 4 dan IP Address Versi 6

Perbedaan IP Address Versi 4 dan IP Address Versi 6

 Perbedaan IPv4 dan IPv6


 

Selamat malam sobat Fandi Media semuanya, pada kesempatan kali ini sy akan lanjutkan berbagi terkait dengan IP Versi 4 dan IP Versi 6.

Oke, sebelum kita bahasa lebih lanjut terkait IPv4 dan IPv6, sy akan mengulas sedikit terkait dengan IP.

IP adalah singkatan dari Internet Protocol. setiap komputer yang terhubung ke Jaringan perlu yang namanya IP, sebagai pengenal dari Komputer tersebut, agar dapat berkomunikasi dengan baik. IP sebagai identifier karena alamat ini digunakan untuk mengidentifikasi perangkat di dalam sebuah jaringan lokal dan Global.

Terdapat 2 cara ntuk menentukan sebuah IP di Komputer kita:

  1. Atomatically
  2.  Input Langsung IP-nya
Oke kita langsung kepembahasan :
 
IP versi 4.

IPv4 atau yang dikenal IP versi 4. IPv4 adalah versi terbaru dan alamat IP yang paling umum digunakan. IPv4 menggunakan alamat 32-bit yang ditulis dalam empat angka yang dipisahkan oleh tanda titik. setiap angka yang dibatasi tanda Titik menyatakan maksimal 8 bit, yang dikonversikan kedalam bilangan Desimal. jadi untuk IP v4 IPv4 menghasilkan 4 miliar alamat, yang tidak cukup untuk setiap perangkat yang terhubung ke internet di planet kita ini. sedangkan populasi penduduk dunia adalah 7,6 miliar. 
 
Misalnya, alamat 192.168.1.10
 
Setiap pengguna memiliki lebih dari satu perangkat yang terhubung dengan internet, dan perusahaan swasta juga mengandalkan internet. Berbagai teknik telah dikembangkan untuk menghemat bandwidth alamat IP dan memperlambat penipisan alamat IP. Misalnya variable-length mask, network address translation, port address translation, classes, dan inter-domain translation.

Metode-metode tersebut mengubah IP publik menjadi IP pribadi sehingga pengguna yang memiliki IP publik juga dapat menggunakan internet

Namun, metode-metode tersebut tidak begitu efisien, sehingga memunculkan pengembangan alamat IP generasi berikutnya, yaitu IPv6.

IP versi 6.
 
Dari penjelasan di atas telah nampak titi terang, bahwa untuk memenuhi kebutuhan internet masa depan, maka disiapkanlah IPV6 menggunakan alamat heksadesimal 128-bit. IPv6 menyediakan ruang alamat yang besar, dan berisi header paket yang lebih sederhana dibandingkan dengan IPv4.
 
Artinya IPv6 jauh lebih besar dari IPv4 atau empat kali libat lebih basar dari IPv4. (F.Azim)
 

 Perbedaan Mendasar Teknologi Jaringan 3G, 4G dan 5G

Perbedaan Mendasar Teknologi Jaringan 3G, 4G dan 5G

Perbedaan Mendasar Teknologi Jaringan 3G, 4G dan 5G




Istilah jaringan 3G dan 4G tentu tidak asing lagi bagi Anda yang hidup di era digital. Lalu bagaimana dengan 5G? Pernahkah Anda mendengarnya? Apa  perbedaan mendasar Teknologi Jaringan 3G, 4G dan 5G?

Teknologi 3G, 4G dan 5G merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan generasi teknologi jaringan. Artinya, semakin besar angkanya, semakin baru dan semakin modern pula suatu teknologi jaringan. Teknologi ini identik dengan kecepatan transfer data saat berselancar di internet. Kecepatan berselancar di internet awalnya ditawarkan dengan munculnya teknologi jaringan 3G. Dalam perkembangannya, terciptalah teknologi 4G dan teknologi 5G yang kini sedang dikembangkan.

Generasi teknologi tersebut terus dikembangkan agar menghasilkan kecepatan akses informasi yang semakin cepat. Hal  ini sangat wajar karena era digital yang semakin hari semakin menuntut.  Tanpa disadari, teknologi menyusup ke  dalam kehidupan manusia.  Buku yang digantikan oleh e-book atau media digital, catatan digital, komunikasi dengan media digital, bahkan  hingga permainan anak pun kini telah bergeser dengan adanya  game online. Teknologi pun menjadi suatu hal yang lumrah di dalam kehidupan. Perbedaan mendasar teknologi jaringan 3G, 4G dan 5G adalah kecepatan transfer data.
•    Third Generation (3G)
Teknologi jaringan generasi ketiga atau yang biasa disebut dengan 3G merupakan teknologi jaringan standar yang saat ini digunakan oleh manusia. Teknologi 3G memungkinkan penggunanya untuk melakukan berbagai aktivitas berselancar internet dengan cepat dan mudah. Ciri khas teknologi jaringan generasi ketiga adalah penanganan data broadband.
Teknologi jaringan 3G juga menjadi persyaratan bagi ponsel pintar yang memproses aplikasi berat data dan terlibat dengan jejaring sosial, sistem GPS, streaming musik dan video. Teknologi 3G diperkenalkan pada tahun 2001 dengan kecepatan transfer data maksimal 0,2 megabit per detik. Beberapa provider bahkan telah menggunakan teknologi jaringan dengan kecepatan transfer data yang lebih dari itu. Istilahnya adalah jaringan seluler 3.5G atau 3.75G.
Dalam  perkembangannya, teknologi generasi ketiga memunculkan generasi-generasi teknologi dengan kemampuan yang lebih cepat. Beberapa di antaranya adalah High Speed Downlink Packet Acces atau HSDPA yaitu 3.5G, High Speed Uplink Packet Acces  atau HSUPA, High Speed Packet Acces atau HSPA, High Speed Access + atau CDMA2000, dan Evolution Data Optimised  atau EV-DO.

•    Fourth Generation (4G)
Teknologi jaringan generasi keempat benar-benar berbeda dari pendahulunya. Jaringan ini meningkatkan data bandwith sekitar sepuluh kali lipat dari teknologi 3G. Karena itulah teknologi ini dihadirkan untuk menyediakan jaringan internet berkecepatan tinggi juga untuk menyediakan jaringan internet yang berkualitas tanpa mengabaikan tingkat keamanan penggunanya.
Teknologi generasi keempat ini menurunkan biaya layanan data dan suara, multimedia, serta internet melalui IP. Fitur standar yang ditawarkan oleh teknologi 4G di antaranya kecepatan akses searching, pelayanan video dan games dengan kualitas tinggi, TV-support dan lain-lain. Kecepatan maksimal teknologi ini saat sedang bergerak dapat mencapai  100 megabit per detik ketika penggunanya sedang bergerak dengan kecepatan tinggi. Namun saat penggunanya diam, teknologi ini dapat memfasilitasi penggunanya dengan kecepatan transfer data yang amat tinggi yaitu hingga mencapai 1GB.

•    Fifth Generation (5G)
Teknologi generasi kelima yang disingkat 5G menawarkan koneksi yang jauh lebih baik dan kecepatan akses yang lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Teknologi jaringan generasi keempat atau 4G sebenarnya masih cukup memadai untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam menjelajah internet. Namun, pengembangan teknologi ini memiliki potensi besar dalam pengembangan Internet of Things serta Smart Homes/Smart Cities di masa depan.  Karena itulah teknologi ini mungkin  akan terus ditingkatkan oleh para inovator teknologi  hingga ke level yang tidak terbayangkan. Tujuan utamanya tetap sama, yaitu memudahkan manusia  dalam  aktivitas berkomunikasi dengan cara yang lebih mudah dan cepat.
Melihat perbedaan mendasar teknologi jaringan 3G, 4G dan 5G, dapat disimpulkan bahwa perkembangan akan selalu terjadi. Sifat manusia yang tak akan pernah puas lah yang mendasari perkembangan tersebut. Artinya, masih ada kemungkinan akan dikembangkannya teknologi jaringan di masa depan dengan menghadirkan generasi-generasi teknologi jaringan berikutnya.

Follow Us